1. Bangun pagi, mandi, tidak sempat sarapan, berangkat...
2. Pulang, makan, tidur...
3. Return to number 1.
Aktifitas beberapa tahun terakhir.. Berangkat petang pulang petang, capek tapi buat dapur orang lain..
Akhir 2013 sudah bulat untuk keluar dari zona entah itu disebut nyaman or bukan (gajinya sih lumayan nyaman, tiap bulan selalu nungguin sms cinta 3355, palagi kalau pas bonusan. Ngenesnya pas liat potongan pajak akhir tahun, ya disitu sakitnya).
Tapi kputuasan yg pada saat itu bulat ternyata masih belum bulat sempurna. Kaki masih gabisa beranjak walaupun hanya selangkah. Terhenti karena apa?
Terkadang status kita sebagai anak mengharuskan setiap keputusan sebaiknya dapat restu dari orangtua. Itu nantinya bisa menjadi bakti kita kepada orangtua. Dan saya belum mendapat restu pada saat itu. Menabung dan menabung lebih disarankan.... (Mungkin karna melihat pekerjaan saat itu udah stabil)
Akhirnya saya masih berkutat pada rutinitas 1,2,3 diatas..
Mungkin niatan baik pasti selalu ada jalan. Ada satu pijakan kuat di tahun 2014 sebagai langkah awal saya untuk bisa mewujudkan keinginan saya yg sempat terhenti.
To be continued... (^^!
Saturday, June 6, 2015
Saturday, November 1, 2014
How are you to day? ( it's about PRAJA )
Sebuah perjalanan satu orang dan keluarganya. Satu orang ini memiliki rasa ganjalan di dalam dirinya hari ini (01 November 2014). Satu orang ini seharusnya tidak menuangkan ini dlm sebuah tulisan tapi seharusnya membaginya dengan belahan hatinya. Not today..
Hari ini tepat awal November, harusnya awal bulan bersemangat... Tapi tidak, keresahan menjadi momok beberapa waktu terakhir.. Konflik lingkungan keluarga. Di satu sisi merasa benar di sisi lain merasa benar.. Tidak ada yg mau legowo, melihat keadaan dan instropeksi...
Satu sisi menginginkan kesederhanan, satu sisi menginginkan PRAJA. Satu orang ini lebih memilih kesederhanaan dengan kondisinya sekarang.. Tapi disisi lain pandangan PRAJA itu masih diagungkan. Dia bertanya dalam dirinya, 'Apa PRAJA? Apa pangkat dan kedudukannya? Apakah semua orang mengagungkannya? Akankah dia dibawa mati? Apakah dia diperhitungkan di akhirat kelak? Apakah dia lebih penting dari sisi agama?'
Yang orang ini lihat didepan matanya terhadap keluarga yg mengagungkan PRAJA adalah kesesakan didalam diri mereka. Dia melihat sesak, malu, kecewa, sakit dan tangis di dalam diri orang2 itu. Mungkin mereka tidak menyadarinya.. Ada 2 peristiwa yang dilihat dan itu keluar dari mulut mereka sendiri yg mungkin tidak mereka sadari..
Membuka hati itu tidak gampang bagi sebagian orang.. Melihat orang lainlah yang sering dikedepankan, apalagi mencari kesalahan..
Saya ingin mengatakan kecewa, tapi orang bijak disisi lain mengatakan jangan lagi kecewa, dan saya merasa lebih tenang.. Terima kasih sarannya.
Hari ini tepat awal November, harusnya awal bulan bersemangat... Tapi tidak, keresahan menjadi momok beberapa waktu terakhir.. Konflik lingkungan keluarga. Di satu sisi merasa benar di sisi lain merasa benar.. Tidak ada yg mau legowo, melihat keadaan dan instropeksi...
Satu sisi menginginkan kesederhanan, satu sisi menginginkan PRAJA. Satu orang ini lebih memilih kesederhanaan dengan kondisinya sekarang.. Tapi disisi lain pandangan PRAJA itu masih diagungkan. Dia bertanya dalam dirinya, 'Apa PRAJA? Apa pangkat dan kedudukannya? Apakah semua orang mengagungkannya? Akankah dia dibawa mati? Apakah dia diperhitungkan di akhirat kelak? Apakah dia lebih penting dari sisi agama?'
Yang orang ini lihat didepan matanya terhadap keluarga yg mengagungkan PRAJA adalah kesesakan didalam diri mereka. Dia melihat sesak, malu, kecewa, sakit dan tangis di dalam diri orang2 itu. Mungkin mereka tidak menyadarinya.. Ada 2 peristiwa yang dilihat dan itu keluar dari mulut mereka sendiri yg mungkin tidak mereka sadari..
Membuka hati itu tidak gampang bagi sebagian orang.. Melihat orang lainlah yang sering dikedepankan, apalagi mencari kesalahan..
Saya ingin mengatakan kecewa, tapi orang bijak disisi lain mengatakan jangan lagi kecewa, dan saya merasa lebih tenang.. Terima kasih sarannya.
Thursday, July 24, 2014
Just 'Siratan Pikiran'
1. Sholat itu benar-benar tiang kehidupan, tidak akan dilihat seburuk apapun perilakunya, tapi jika berusaha untuk menjalankan dan ikhlas maka itu juga akan berbuah kebaikan.
2. Jangan berprasangka tidak baik. Selalu berprasangka baik. Prasangka baik ditambah ikhlas bisa jadi do'a yang diamini (apapun/niat dengan keikhlasan adalah do'a). Belum tentu yang kita lihat kurang baik adalah tidak baik, yang maha mengetahui hanyalah sang Pencipta.
3. Sang Pencipta benar-benar dekat dengan umatnya dan sangat menyayangi dengan umatnya yang bertaqwa. Ada kalanya ketika berharap dan merasa tidak dipenuhi maka berpikir yang tidak-tidak. Padahal sebenarnya sang Pencipta lebih mengetahui apa yang dibutuhkan dan kebaikan umatnya.
4. Membatin itu harus dilandasi jiwa yang kuat, pikiran dan hati yang jernih. Jika batin kita dikabulkan dan tidak dilandasi jiwa yang kokoh maka akan sangat berbahaya. Mungkin disinilah letak sinergi pikiran dengan hati seharusnya berjalan.
2. Jangan berprasangka tidak baik. Selalu berprasangka baik. Prasangka baik ditambah ikhlas bisa jadi do'a yang diamini (apapun/niat dengan keikhlasan adalah do'a). Belum tentu yang kita lihat kurang baik adalah tidak baik, yang maha mengetahui hanyalah sang Pencipta.
3. Sang Pencipta benar-benar dekat dengan umatnya dan sangat menyayangi dengan umatnya yang bertaqwa. Ada kalanya ketika berharap dan merasa tidak dipenuhi maka berpikir yang tidak-tidak. Padahal sebenarnya sang Pencipta lebih mengetahui apa yang dibutuhkan dan kebaikan umatnya.
4. Membatin itu harus dilandasi jiwa yang kuat, pikiran dan hati yang jernih. Jika batin kita dikabulkan dan tidak dilandasi jiwa yang kokoh maka akan sangat berbahaya. Mungkin disinilah letak sinergi pikiran dengan hati seharusnya berjalan.
Thursday, December 20, 2012
Wangi Wangi Wakatobi Island - Sulawesi Tenggara
Bagi Anda pecinta diving, Pulau Wangi-wangi di Wakatobi, Sulawesi
tenggara merupakan tempat yang sangat mempesona. Tidak hanya terumbu
karang dan ikannya saja, tetapi rumput laut tumbuh dengan cantik di
sini.Wakatobi adalah suatu taman nasional yang menyimpan keanekaragaman kehidupan bawah laut. Keanekaragaman seperti ikan, terumbu karang, dan berbagai macam biota bawah laut, menjadikan tempat ini sebagai surga bagi para penyelam. Di Wakatobi terdapat 4 pulau besar dan menjadi nama singkatan untuk taman nasional tersebut, yaitu Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Menuju Wakatobi dapat ditempuh melalu pesawat kecil dari Makasssar ke Wakatobi atau perahu dari Kendari.
Tuesday, December 11, 2012
Plengkung Beach (another best surfing beaches to spend the holiday)
Plengkung is known as one of the best surfing beaches in the world. The word of “G” in “G-Land” derives from Grajagan, the name of the bay where the huge waves were found at the south of the Banyuwangi. It is surrounded by virgin tropical land forest. G lad offers the worlds most demanding surfing sport, and recommended for professional surfers only. May to October is the best time for surfing. No doubt it is a world of surfer paradise. Most surfers start from Bali, take an overland to Banyuwangi and directly to National Park of Alas Purwo, G-Land or cross the Grajagan Bay to Plengkung beach where the waves challenge invite the surfers. However it is not recommended for novices.
Subscribe to:
Posts (Atom)
